Kongo Umumkan Wabah Ebola Berakhir

  • Whatsapp
banner 468x60




Seorang pekerja Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersiap untuk memberikan vaksinasi. Foto: Reuters/Kenny Katombe


© Disediakan oleh Kumparan

Seorang pekerja Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersiap untuk memberikan vaksinasi. Foto: Reuters/Kenny Katombe

Pemerintah Kongo mengumumkan wabah virus Ebola yang menewaskan 6 orang di Provinsi Kivu Utara berakhir. Hal ini diumumkan langsung oleh Menteri Kesehatan Kongo, Jean-Jacques Mbungani.

“Saya dengan senang hati mengumumkan epidemi virus Ebola ke-12 di Provinsi Kivu Utara telah berakhir,” kata Mbungani dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters, Selasa (4/5).

“Terlepas dari konteks keamanan dan pandemi COVID-19, kecepatan dan efisiensi respons yang dari pemerintah dan pihak terkait membuat pandemi ini berhasil dikalahkan dalam waktu kurang dari tiga bulan,” imbuh dia.



Ebola merebak di Guinea jadi epidemi Foto: WHO/Junior D. Kannah


© Disediakan oleh Kumparan

Ebola merebak di Guinea jadi epidemi Foto: WHO/Junior D. Kannah

Sebelumnya, 12 orang terpapar virus Ebola di Kivu Utara dan memicu epidemi baru di Kongo. Dari jumlah orang yang terinfeksi tersebut, 6 di antaranya meninggal dunia.

Perwakilan Dokter Lintas Batas (MSF) mengatakan, wabah virus Ebola di Kongo itu berhasil ditangani oleh vaksin Ebola yakni vaksin Merck’s (MRK.N). Lebih dari 1.600 pasien yang diketahui memiliki kontak langsung maupun tidak langsung dengan 12 orang yang terinfeksi Ebola divaksin mengunakan vaksin Merck’s.





© Disediakan oleh Kumparan


Epidemi ini secara genetik terhubung dengan epidemi virus Ebola paling mematikan kedua di dunia yang terjadi di Kongo Timur pada 2018-2020. Saat itu, lebih dari 2.200 orang meninggal dunia akibat virus Ebola.

Sementara, kebangkitan epidemi virus Ebola terbaru terjadi pada 3 Februari 2021. Hari itu seorang wanita dinyatakan meninggal dunia akibat virus Ebola di kota Butembo, setelah suaminya tertular virus pada wabah sebelumnya.

Virus Ebola dapat bertahan dalam cairan tubuh tertentu, termasuk air mani. Bahkan apabila penyintas Ebola telah sembuh dari penyakitnya dan tidak lagi memiliki gejala parah.

WHO Apresiasi Pemerintah Kongo atas Penanganan Virus Ebola

WHO memberikan apresiasi atas berakhirnya epidemi Ebola terbaru di Kongo. Petugas kesehatan setempat dinilai cepat tanggap menghadapi wabah di tengah ancaman kelompok bersenjata dan kerusuhan sosial di negara tersebut.

“Penghargaan besar harus diberikan kepada petugas kesehatan lokal dan otoritas nasional atas tanggapan yang cepat, keuletan, pengalaman dan kerja keras sehingga wabah ini terkendali,” kata Direktur Regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti.

“Meskipun wabah telah berakhir, kita harus tetap waspada terhadap kemungkinan wabah ini muncul kembali. Pada saat yang sama, [kita dapat] menggunakan keahlian tanggap darurat [kita] yang sudah berkembang untuk mengatasi ancaman kesehatan lain yang tengah dihadapi negara ini,” pungkas dia.

Tautan sumber

Pos Kongo Umumkan Wabah Ebola Berakhir muncul pertama kali Kabar Berita Indonesia.



Sumber Berita

banner 300x250
  • Whatsapp
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.